Showing posts with label Bengkulu. Show all posts
Showing posts with label Bengkulu. Show all posts

Friday, November 9, 2018

Tingkatkan Sinergi Pembangunan Bengkulu, Pemprov Kunjungi Serikat Media Online

Tingkatkan Sinergi Pembangunan Bengkulu, Pemprov Kunjungi Serikat Media Online


BENGKULU - Tingkatkan kerjasama antara pemerintah daerah dengan media, Kepala Bagian Humas dan Protokol bersama Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bengkulu, kunjungi 2 kantor serikat media berbasis online di Bengkulu, Kamis (8/11).

Kunjungan pertama, berlangsung di Kantor Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bengkulu, selanjutnya ke kantor Anggota Media Bengkulu Online (AMBO). Kunjungan ini, disambut hangat Ketua SMSI Provinsi Bengkulu Rahimandani, dan Ketua AMBO Bengkulu Anjang Sumitro.

“Saya Kabag Humas Protokol mengapresiasi sekali kerjasama yang telah terjalin selama ini,” ujar Sri Hartika. Dalam kesempatan ini Sri Hartika berharap, kerjasama antara pemerintah dan media terus terjalin dengan baik, khususnya terkait edukasi pembangunan.

“Harapan kita ke depan, bagaimana berita–berita yang disajikan bisa mengedukasi lewat berita, dan yang terpenting adalah masyarakat itu tahu bahwa pemerintah itu bekerja, tahu apa yang sudah dilakukan pemeritah melalui APBD,” tambah Sri Hartika.

Menanggapi penyampaian Kabag Humas Protokol, Ketua SMSI Provinsi Bengkulu Rahimandani menegaskan, SMSI berperan dalam mewujudkan media siber yang sehat dan taat aturan. Menurut Rahimandani, SMSI sejak berdiri di Bengkulu telah berupaya mewujudkan media sehat, salah satunya memfasilitasi UKW para wartawan dan juga melaksanakan verifikasi faktual Dewan Pers.

Rahimandani menambahkan, berbagai program produktif telah lakukan dalam membangun Bengkulu, “SMSI akan selalu berperan sesuai dengan fungsinya,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua AMBO Anjang Sumitro, menurutnya, AMBO akan terus bersinergi dengan pemerintah terkait pembangunan daerah. Selain itu, AMBO juga mendorong dan membantu semua media online yang dinaunginya melengkapi legalitas, perizinan termasuk badan hukum.

Menurut Anjang Sumitro, kunjungan Kabag Humas dan Protokol, serta Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bengkulu, menjadi energi positif tersendiri.

Thursday, November 8, 2018

Rohidin Dorong Pemanfaatan Geothermal di Bengkulu

Rohidin Dorong Pemanfaatan Geothermal di Bengkulu


BENGKULU - Provinsi Bengkulu memiliki potensi panas bumi yang tersebar di 5 area pada 3 kabupaten yakni Lebong, Kepahiang, dan Rejang Lebong. Saat ini, baru di area Hulu Lais Lebong yang dilakukan proyek eksplorasi panas bumi dengan kapasitas 2 x 55 megawatt.

Pelaksana tugas Gubernur Bengkulu Rohidin Mesyah menyatakan, pemerintah terus mendorong pemanfaatan energi panas bumi di Bengkulu. Pasalnya, dengan pemanfaatan energi panas bumi menjadi pembangkit listrik, Bengkulu bisa berkontribusi sebagai lumbung energi.

“Sebagaimana amanat Undang-undang, bahwa bumi air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat, maka potensi panas bumi yang kita miliki ini akan menjadi sumber pendapatan yang signifikan ketika bisa dimanfaatkan. Sebagai pemerintah kita terus mendorong ini,” terang Rohidin saat membuka Sosialisasi Pengembangan Panas Bumi di Wilayah Kerja Panas Bumi Kepahiang, (07/11/2018).

Rohidin mengatakan, pemanfaatan geothermal sebagai sumber Energi Baru dan Terbarukan bisa menjadi subtitusi dan bahkan menggeser pembangkit dengan bahan bakar fosil. Sosialisasi kepada masyarakat sekitar kawasan pun perlu dilakukan secara jelas, agar saat explorasi dilakukan, masyarakat memahami hal yang boleh dilakukan ataupun yang tak boleh dilakukan.

“Ini hadir juga NGO permehati lingkungan dari WWF. Bisa kerja sama memberikan pemahaman juga untuk masyarakat selain turut mengawasi. Jika dilakukan eksplorasi di suatu wilayah kemudian infrastruknya dibangun, jangan sampai ada yang membuka lahan sampai tidak terkontrol karena bisa bedampak banjir atau longsor. Pemahaman seperti ini saya rasa perlu,” ungkap Rohidin.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kepahiang Hidayatulah Sjahid mengungkapkan, survei pendahulu pada potensi panas bumi di Kepahiang telah dilakukan sejak lama. Pemanfaatan Geothermal di Kepahiang yang terdapat di kawasan hutan konservasi diharapkan mampu menjaga kelestarian hutan.

“Surveinya memang sebuah perjalanan yang panjang. Mudah-mudahan ini merupakan titik terang, sehingga panas bumi yang berada di wilayah hutan konservasi itu bisa memberikan sumbangan pendapatan di kemudian hari, dengan tetap terjaga kelestariannya,” tutur Hidayat.

Saat itu hadir Direktur Panas Bumi Direktorat Energi Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Ida Nuryadin Finahari. Potensi panas bumi Indonesia, terang Ida, mencapai 28,5 Giga Watt dengan total cadangan sebesar 17,5 GW dan sumber daya sebesar 11 GW. Sebaran potensi Panas Bumi di Provinsi Bengkulu ada di Tambang Sawah, Bukit Gendong Hulu Lais, dan Lebong Simpang Kabupaten Lebong. Kemudian di Suban Ayam Rejang Lebong, lalu di Kabupaten Kepahiang di area Kaba.

Pengembangan panas bumi dilakukan pemerintah dalam berbagai project agar target kapasitas terpasang panas bumi 7.200 MW dan bauran EBT (Energi Baru Terbarukan) sebesaar 23 persen tercapai pada tahun 2025.

“Saat ini baru 1.948,5 MW atau 11 persen yang termanfaatkan hingga Oktober 2018. Sementara target kita tahun ini sebanyak 2 GW,” ucap Ida.

Sementara, General Manager PT PLN Unit Induk Wilayah Sumsel Jambi dan Bengkulu, Daryono memaparkan, pertumbukan konsumsi energi listrik sampai dengan triwulan ke-3 tahun 2018 Provinsi Bengkulu sebesar 6,3 persen. Pertumbuhan konsumsi itu lebih tinggi dari pertumbuhan secara nasional sebesar 4.7 persen. Pertimbangan kecenderungan pertumbuhan ekonomi, pertambahan penduduk, dan peningkatan rasio elektrifikasi masa yang akan datang, maka proyeksi kebutuhan 2018 sampai 2027 mencapai 1.775 GWh.

“Untuk memenuhikebutuhan listrik tersebut, tentunya diperlukan pembangunan pusat pembangkit dengan memanfaatkan potensi energi primer, dalam hal ini Panas Bumi yang merupakan energi baru dan terbarukan,” papar Daryono.

Potensi panas bumi di Provinsi Bengkulu mencapai 1.362 Mega Watt Eletrical yang tersebar di 5 lokasi. Potensi Panas Bumi Kepahiang sendiri akan dikembangkan dengan kapasitas 110 MW dan diharapkan dapat mendukung sistem kelistrikan di Provinsi Bengkulu. Lokasi Wilayah Kerja Panas Bumi Kepahiang secara administrative terletak di Kabupaten Kepahiang dan Rejang Lebong.

Tuesday, November 6, 2018

Tausiyah UAS Bius Ribuan Masyarakat Bumi Rafflesia

Tausiyah UAS Bius Ribuan Masyarakat Bumi Rafflesia


BENGKULU - Sambut HUT Emas Provinsi Bengkulu, Pemprov Bengkulu gelar Istighosah dan Tabligh Akbar bersama Ustad Abdul Somad, di Halaman Masjid Raya Baitul Izzah Bengkulu, Senin (05/11).

Kehadiran salah satu Ustadz Kondang Tanah Air asal Riau ini, dipadati ribuan masyarakat Bengkulu.

Ungkapan syukur disampaikan Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. Menurutnya, kehadiran UAS dalam peringatan HUT Provinsi Bengkulu ke-50 ini, diharapkan sebagai momentum meningkatkan spirit kerja keras dan kerjasama Pemerintah Daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam optimalisasi pembangunan. Sehingga Bumi Raffllesia semakin maju dan berdaya saing.

“Tentunya atas kehadiran dan tausiyah yang disampaikan Ustad Abdul Somad ini, bisa memberikan semangat baru bagi masyarakat dan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk kemajuan dan kesejahteraan bersama,” ungkap Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

Lebih dari itu, lanjut lulusan terbaik UGM dan IPB ini, momentum peringatan hari jadi Provinsi Bengkulu yang telah masuk setengah abad ini, diharapkan menjadi pemacu kemajuan daerah, seluruh potensi yang ada, bisa digali semaksimal mungkin.

“Tidak ada kata lain selain ucapan syukur kita panjatkan kahadirat Allah SWT. Mari bersama-sama kita terus bergandeng tangan demi kemajuan provinsi yang kita cintai ini,” pungkasnya.

Disela-sela tausiyahnya, UAS mengaku kagum dan bangga terhadap Provinsi Bengkulu dan masyarakatnya. Bahkan Provinsi Bengkulu, lanjut UAS bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah lain di Indonesia.

“Jujur saya kagum dengan nuansa dan kekuatan Islam masyarakat Bengkulu,” ujarnya.

Disamping itu, UAS juga menyampaikan kekagumannya terhadap Provinsi Bengkulu yang punya andil besar dalam sejarah berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia, dimana Ibu Negara Fatmawati merupakan perempuan yang pertama kali merajut Sang Saka Merah Putih.

Monday, November 5, 2018

Istighosah dan Tabligh Akbar bersama Ustad Abdul Somad di HUT EMAS Propinsi Bengkulu

Istighosah dan Tabligh Akbar bersama Ustad Abdul Somad di HUT EMAS Propinsi Bengkulu



SEJAK Sabtu sore (3/11/2018) yang mendung dan mulai rintik-rintik hujan turun, persiapan Istighosah dan Tabligh Akbar bersama Ustad Abdul Somad di Masjid Baitul Izzah Propinsi Bengkulu telah didirikan tenda-tenda bagi ribuan ummat yang akan menghadiri tausiah Ustad Abdul Somad.

Persiapan lainnya seperti pengalihan jalur lalu lintas dan pos-pos pengamanan juga telah dipersiapkan dua hari sebelum penyelenggaraan. Masjid Baitul Izzah yang sedang berbenah itu pun didekorasi dengan panggung, alat-alat sound system serta hiasan tenda-tenda berwarna kuning putih.
“Hari jadi atau sering disebut Hari Ulang Tahun (HUT) EMAS Ke-50 Propinsi Bengkulu merupakan setengah abad bumi Raflesia ini berdiri. Ulang tahun ke 50 sering kita dengar  dengan istilah ulang tahun emas, segala macam perubahan sudah dilalui, dengan refleksi Ulang Tahun Emas, diharapkan Propinsi Bengkulu menuju Bengkulu yang berkemajuan di era millenial,” harap Plt. Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rohidin Mersyah, MMA.
Kehadiran Ustad Abdul Somad dalam peringatan HUT Provinsi Bengkulu ke-50 ini, diharapkan sebagai momentum meningkatkan spirit kerja keras dan kerjasama Pemerintah Daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam optimalisasi pembangunan. Sehingga Bumi Raffllesia semakin maju dan berdaya saing.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat  Provinsi Bengkulu Drs. Hamka Sabri, M.Si mengatakan, dalam rangka menyambut dan mempersiapkan HUT EMAS Propinsi Bengkulu yang ke-50 akan mengadakan beberapa Event kegiatan lainnya.

“Dimulai pada Senin, 5 November 2018, kita adakan Tablig Akbar bersama Ustad Abdul Somat, nanti pada tanggal 16 November kita mulai dengan bengkulu Ekspo yang akan dilaksanakan di sportcenter,” jelas Hamka Sabri.

Pada hari puncak HUT Emas Propinsi Bengkulu yang ke-50 pemerintah sudah menyiapkan beberapa kegiatan Event dan untuk kesiapan dalam melaksanakan HUT Emas ini Pemerintahan Provinsi Bengkulu menyatakan sudah siap menyemarakkan setiap kegiatan.[ADV]

Thursday, November 1, 2018

Monumen Ibu Negara Pertama Indonesia Segera Hiasi Bandar Udara Fatmawati Soekarno

Monumen Ibu Negara Pertama Indonesia Segera Hiasi Bandar Udara Fatmawati Soekarno



PEMBANGUNAN Monumen Ibu Negara Pertama Republik Indonesia, Fatmawati Soekarno segera dibangun di Bandar Udara Fatmawati Soekarno Propinsi Bengkulu.

Bandar Udara Fatmawati Soekarno adalah bandar udara yang terletak di Kota Bengkulu, Propinsi Bengkulu, tepatnya di Jl. Raya Padang kemiling - Slebar - Bengkulu. Dahulu bandara ini bernama Bandar Udara Padang Kemiling, kemudian diresmikan menjadi Bandar Udara Fatmawati Soekarno oleh Presiden Megawati Soekarnoputri pada 14 November 2001.

Bandar udara dengan panjang landas pacu 2.470 m x 150 m dengan permukaan aspal merupakan bandar udara kelas I yang dikelola oleh UPT Ditjen Hubud.  Jenis pesawat terbesar yang bisa beroperasi di bandar udara ini adalah Airbus A320 dan Boeing 737. Jarak dari kota terdekat ke bandar udara ini adalah 14 KM.
“Monomen Fatmawati Soekarno akan dibangun di depan pintu masuk bandara. Pembangunan ini berdasarkan kesepakatan Menko Sosial dan SDM. Sementara biaya pembangunan bersumber dari konsursium 12 perbankan nasional yang diketuai oleh Bank Tabungan Negara (BTN) sebesar 4,2 milyar,” jelas Kepala Dinas Sosial Propinsi Bengkulu, Dr. H. Iskandar ZO, SH., M.Si.

Monumen adalah jenis bangunan yang dibuat untuk memperingati seseorang atau peristiwa yang dianggap penting oleh suatu kelompok sosial sebagai bagian dari peringatan kejadian pada masa lalu. Seringkali monumen berfungsi sebagai suatu upaya untuk memperindah penampilan suatu kota atau lokasi tertentu. Rencananya, pembangunan monumen Fatmawati akan dimulai dalam satu atau dua bulan kedepan.

Rapat Bersama Jajaran Pemprov Bengkulu Bersama Pihak Rombongan Perwakilan Bank Tabungan Negara (BTN) Bengkulu dalam Rencana Pembangunan Monumen Fatmawati di Bandar Udara Fatmawati Soekarno
Kepala Dinas Perhubungan Propinsi Bengkulu, Ir. Bambang Budi Djatmiko, MM mengatakan beberapa yang terlibat dalam rencana pembangunan monumen Fatmawati adalah Asisten Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Propinsi Bengkulu, Kadishub dan Kadinsos Propinsi Bengkulu, Kabag Humas dan Protokol Setda Provinsi Bengkulu, Kepala Bandara Fatmawati Bengkulu beserta rombongan dan perwakilan Bank Tabungan Negara (BTN) Perwakilan Bengkulu.


“Perizinan yang dibutuhkan sudah kita dapatkan dari berbagai pihak. Izin dari kementerian, izin dari bandara, serta persetujuan dari keluarga Ibu Fatmawati juga sudah. Kita tinggal menunggu pengembangan dan perluasan bandara telah selesai, maka patung itu akan dipindahkan di depan terminal bandara dan menjadi salah satu ikon kebanggaan Propinsi Bengkulu,” imbuh Bambang.


Pembangunan Monumen Patung Fatmawati Soekarno ini akan dikomandoi oleh pihak perbankan nasional selaku penyedia anggaran bersumber dari konsursium 12 perbankan nasional yang diketuai oleh Bank Tabungan Negara (BTN) sebesar 4,2 milyar, dengan menunjuk langsung pihak kontraktor sendiri yang telah mereka siapkan.[ADV]

Tuesday, October 30, 2018

Semarak Bulan Bahasa HIMBI IAIN Curup Gelar Drama dan Musikalisasi Puisi

Semarak Bulan Bahasa HIMBI IAIN Curup Gelar Drama dan Musikalisasi Puisi


Memperingati Bulan Bahasa 2018, Himpunan Mahasiswa Bahasa Indonesia (HIMBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup Kabupaten Rejang Lebong mengelar 2 cabang lomba tingkat SMA Sederajat Se-Kabupaten Rejang Lebong dan Kepahiang. Lomba yang digelar adalah Pementasan Drama dan Musikalisasi Puisi.

Bulan Bahasa tahun ini, HIMBI mengangkat tema “Mengaplikasikan Potensi Kreativitas Bersastra Yang Berkearifan Lokal” dengan perayaan bulan bahasa, HIMBI ingin mengembangkan potensi sastra kedaerahan yang layak dikembangkan dan menjadi salah satu kebanggaan perguruan tinggi dan masyarakat sekitar IAIN Curup, yakni Kabupaten Rejang Lebong Propinsi Bengkulu.
Hadir sebagai salah satu tamu kehormatan di acara tersebut, Mantan Kedua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia M. Soleh yang sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh HIMBI di bulan bahasa ini. M. Soleh bahkan memberikan hadiah tambahan bagi peserta yang berhasil meraih juara 1, 2, dan 3 di masing-masing cabang lomba yang diadakan.

“Saya sangat bersemangat melihat mahasiswa sebagai promotor anak muda untuk terus berkreasi dan memiliki visi yang positif seperti yang dilakukan oleh adik-adik mahasiswa IAIN Curup, khususnya HIMBI pada hari ini. Dengan semangat sumpah pemuda, selain harus kreatif sebagai anak muda juga harus menjadi tolak ukur suatu bangsa yang berkemajuan,” sampai M. Soleh pada kata sambutannya.
Selain itu, Rektor IAIN Curup, Dr. Rahmad Hidayat yang diwakili oleh Plt. Wakil Rektor III, Dr. Lukman Asha dalam sambutannya pun menyampaikan, ini merupakan kegiatan rutin yang telah dilaksanakan oleh Jurusan Tadris Bahasa Indonesia dalam beberapa tahun belakangan. HIMBI sebagai promotor acara, memiliki visi yang sangat positif demi meningkatkan mutu mahasiswa sendiri, maupun peserta dari SMA Sederajat Se-Kabupaten Rejang Lebong dan Kepahiang.

“Diharapkan kegiatan ini nantinya dapat memacu masyarakat untuk lebih mengenal IAIN Curup dan berkeinginan untuk kuliah di IAIN Curup, baik pada jurusan Tadris Bahasa Indonesia maupun jurusan-jurusan lainnya yang  ada di IAIN Curup,” pungkas Lukman.

Wednesday, October 10, 2018

Pangdam II Sriwijaya Apresiasi Sinergi Forkopimda Plus Propinsi Bengkulu

Pangdam II Sriwijaya Apresiasi Sinergi Forkopimda Plus Propinsi Bengkulu


PANGLIMA Komando Daerah Militer (Pangdam) II Sriwijaya Mayor Jendral (Mayjen) TNI Irwan S.IP M.Hum, mendatangi Propinsi Bengkulu dengan tujuan bersilaturahmi dengan pemerintah Propinsi Bengkulu. Pertemuan dilangsungkan di Ruang Rapat Lantai III Kantor Gubernur Kota Bengkulu, Kamis (11/10/2018).
Panglima Kodam II/ Sriwijaya Mayjen TNI Irwan apresiasi sinergi yang dijalin Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan Akademisi di Provinsi Bengkulu. Menurutnya, sinergi yang terbangun bukan saja untuk stabilitas daerah, namun juga bersama-sama berperan untuk kemajuan Provinsi Bengkulu.

Pada sambutan Pangdam II menyampaikan, “Saya bersama bapak Plt Gubernur dan forum pimpinan Daerah Provinsi Bengkulu bersilaturahmi sekaligus melakukan diskusi terkait kondisi kesiapan event-event Nasional ke depan. Terutama kesiapan dalam pemilu Legislatif serta pemilihan Presiden mendatang,” ucap Irwan.
Selain itu Pangdam II juga membahas tentang penyelenggara Pemilu dimana Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus sesuai dengan fungsi dan tupoksinya. “Dalam pembahasan kita ini terkait penyelenggara Pemilu, seperti KPU yang harus sesuai dengan fungsinya, intinya keamanan pemilu, sinergritas TNI polri yang siap mengamankan pemilu dengan dukungan pemerintah daerah,” kata Pangdam II.

Pertemuan saat itu membahas tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana, persiapan penyelenggaraan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019, serta berbagai isu ter-update di Bengkulu.
Soal kesiapsiagaan menghadapi bencana, Pangdam II/Sriwijaya membenarkan stake holder belajar dari kejadian-kejadian bencana di setiap tempat. Hal itu untuk mempersiapkan, apa saja kebutuhan dan tindakan yang perlu dilakukan pengambil kebijakan, saat bencana terjadi. Ini mengingat Bengkulu juga merupakan daerah rawan bencana.

"Menghadapi Pilpres, tentu saja stabilitas keamanan dan netralitas penyelenggara menjadi perhatian kita bersama. Agar penyelenggaraannya sukses," terang Mayjen TNI Irwan.
Sebelumnya, Pelaksana tugas Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah memaparkan berbagai bentuk sinergi Forkopimda di Bengkulu. Rohidin menerangkan, bersama Forkopimda, Pemprov Bengkulu juga menggelar berbagai even kegiatan pariwisata, pemberdayaan petani, juga olahraga.

"Kami biasa dengan Danrem 041 menggelar even juga. Dan kami sangat merasakan manfaat program TMMD, begitu menyatu antara masyarakat dengan TNI," demikian ungkap Rohidin.[ADV]
Pertamina Sesuaikan Harga BBM Non Subsidi

Pertamina Sesuaikan Harga BBM Non Subsidi


BENGKULU - Pihak PT Pertamina melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk jenis Pertamax Series, Dex Series, dan Biosolar Non PSO, terhitung Rabu (10/10/2018) pukul 11.00 WIB.

“Penyesuaian harga BBM non subsidi jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, dan Biosolar Non PSO merupakan dampak dari harga minyak mentah dunia yang terus merangkak naik, yang rata-rata tembus 80 dolar per barel,” ujar Pejabat sementara (Pjs) Region Manager Communication & CSR PT Pertamina Sumbagsel, Taufikurachman, dalam keterangannya kepada jurnalis Bengkulu.

Dikatakan, penetapan itu mengacu pada Peraturan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) No. 34 tahun 2018, tentang Perhitungan Harga Jual Eceran BBM.

“Kenaikan itu tidak berlaku bagi daerah yang terkena bencana alam, di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Sulawesi Tengah,” katanya, Rabu, (10/10/2018).

Selain itu ditambahkan, penyesuaian harga sebagai contoh harga Pertamax Rp 10.400 per liter, Pertamax Turbo Rp 12.250 per liter, Pertamina Dex Rp 11.850 per liter, Dexlite Rp 10.500 per liter, dan Biosolar Non PSO Rp 9.800 per liter.

“Kita pastikan harga yang ditetapkan ini masih lebih kompetitif dibandingkan dengan harga jual di SPBU lain,” pungkasnya.

Tuesday, October 9, 2018

Tak Abaikan NTP, Rohidin Ingin Upaya Peningkatan Kesejahteraan Petani Bisa Dirasakan

Tak Abaikan NTP, Rohidin Ingin Upaya Peningkatan Kesejahteraan Petani Bisa Dirasakan


BENGKULU - Tingkat kesejahteraan petani, sering diukur dengan Nilai Tukar Petani (NTP). Kendati demikian, menurut Pelaksana tugas Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, naiknya angka NTP yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) secara berkala, hendaknya diikuti oleh peningkatan kesejahteraan petani dan benar-benar bisa dirasakan. Dirinya sepakat jika NTP merupakan salah satu indikator relatif tingkat kesejahteraan petani, dalam bentuk angka statistik.

“Jika NTP kita rendah, artinya petani kita mempunyai beban yang cukup tinggi atau pun pasar yang lemah, kemudian kesejahteraan juga rendah. Ada modal dan biaya produksi yang kemudian tidak seimbang dengan hasil,” ujar Rohidin saat penyerahan bantuan alat pertanian kepada kelompok tani di Kabupaten Seluma, Senin (8/10).

Untuk itu, lanjut Plt Gubernur, Pemprov bersama Pemda Kabupaten perlu membangun sinergi agar kebijakan peningkatan kesejahteraan petani bisa memberikan dampak positif dan signifikan. Selain penguatan kelembagaan petani dan program-program pertanian, Pemprov juga mendorong hilirisasi industri juga membuka konektivitas agar komoditas andalan Bengkulu dapat mudah terdistribusi.

“Untuk karet, di Seluma dan di Bengkulu Utara insya Alloh akhir tahun ini berdiri pabrik pengolahan. Begitu juga dengan sawit, kita dorong berdirinya industri pengolahan CPO termasuk produk turunannya, sehingga ada harga yang kompetitif ataupun nilai tambah yang didapatkan pada tingkat petani. Kopi juga kita arahkan keluar melalui satu pintu Pulau Baai, analisis selisih harganya bisa mencapai 2 ribu ditingkat petani,” papar Rohidin.

Dirinya juga berharap, Pemerintah Kabupaten bisa memetakan jenis komoditas petani yang efektif untuk ditingkatkan produktivitasnya. Serta membangun komunikasi, agar kebijakan pembangunan pada fasilitas pertanian bisa menyesuaikan musim maupun jadwal petani.

Sebelumnya, Bupati Seluma Bundra Jaya mengatakan, mayoritas petani sana adalah bertani sawah dan berkebun. Agar tak ada alih fungsi lahan, dari sawah menjadi kebun sawit, dirinya meminta pembangunan irigasi benar-benar bisa difungsikan. Kepada masyarakat yang terhimpun dalam kelompok tani, dirinya juga berharap agar pemanfaatan bantuan alat dan bantuan bibit bisa dimanfaatkan secara benar. Sehingga efeknya mampu meningkatkan produktivitas, kemudian peningkatan kesejahteraan petani.

Monday, October 8, 2018

Plt. Gubernur Buka Seminar Nasional Bahasa dan Sastra

Plt. Gubernur Buka Seminar Nasional Bahasa dan Sastra


BENGKULU - Generasi muda memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga dan melestarikan Bahasa Indonesia serta menggunakannya dengan baik dan besar. Hal ini disampaikan Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat membuka dan menjadi Keynote Speaker Seminar Nasional Bahasa dan Sastra 2018, Senin (8/10).

Tidak lepas dari itu perjuangan bagaimana para pahlawan untuk mengangkat bahasa Indonesia menjadi bahasa nasional menjadi Bahasa pemersatu bangsa, harus selalu diingat. Tantangan pada era kekinian seperti sekarang adalah mengubah kemauan membaca masyarakat yang tinggi kepada daya baca yang juga baik.

“Kemauan membaca dengan daya baca yang bagus itulah yang mengubah sikap perilaku masyarakat, karena Bahasa itu pada akhirnya mencerminkan karakter, perilaku dan menjadi gambaran budaya sebuah bangsa,” terang Rohidin Mersyah.

Rohidin Mersyah juga menambahkan kemampuan membaca harus betul – betul ditanamkan sejak dini agar anak – anak mampu melihat sesuatu menjadi sebuah literasi yang sesungguhnya, melihat fenomena apaun menjadi literasi yang baik.

“Daya baca harus dikembangkan, sehingga bangsa ini menjadi bangsa yang betul – betul beradab, berbudaya dan punya nilai – nilai,” tambah Rohidin Mersyah.

Kepala Balai Bahasa Bengkulu Karyono pada kesempatan ini mengungkapkan bahwa diadakannya seminar ini guna untuk melestarikan nilai – nilai kearifan lokal melalui penelitian Bahasa dan sastra untuk meningkatkan peran, serta membangun karakter bangsa.

Kegiatan ini diikuti 208 orang peserta dari peneliti, dosen, wertawan, guru, mahasiswa pemerhati Bahasa serta masyarakat yang peduli terhadap Bahasa. Seminar ini diadakan selama 2 hari yakni mulai tangal 8 hingga 9 Oktober 2018.

Thursday, October 4, 2018

SMSI Kecam Tindakan Reaktif Ketua DPRD Kota Bengkulu

SMSI Kecam Tindakan Reaktif Ketua DPRD Kota Bengkulu


BENGKULU - Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bengkulu memberikan dukungannya kepada Media Online Garuda Daily, dengan menggelar konferensi pers terkait tindakan reaktif Ketua DPRD Kota Bengkulu Baidari Citra Dewi kepada wartawan Garuda Daily, di Sekretariat SMSI, Kamis sore, 4 Oktober 2018.

Dalam konferensi pers yang turut dihadiri para wartawan, baik cetak, elektronik maupun online, Sekretaris SMSI Provinsi Bengkulu Wibowo Susilo tegas menyatakan, sikap reaktif tersebut merupakan bentuk gagal paham seorang Ketua DPRD terhadap Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

"Karena di Undang-Undang Pers dan kode etik jurnalistik jelas mengatur, narasumber punya hak koreksi, hak klarifikasi dan punya hak jawab. Jika memang tidak selesai dengan itu, ada lembaga yang sangat berwenang menyelesaikan sengketanya, yaitu Dewan Pers," tegas Wibowo.

Karenanya SMSI menyayangkan tindakan reaktif Baidari dalam menyikapi pemberitaan di Garuda Daily. SMSI juga menyampaikan turut prihatin dan mengecam tindakan reaktif tersebut. SMSI pun menuntut Ketua DPRD Kota Bengkulu untuk meminta maaf kepada seluruh rekan-rekan seprofesi. Tidak hanya kepada personal wartawan ataupun Pemred Garuda Daily, sebab ini menyangkut profesi seluruh wartawan.

"Mungkin suatu saat nanti wartawan-wartawan yang lain akan mengalami nasib serupa, yaitu dilecehkan secara profesi. Saya pikir pimpinan lembaga yang di dalamnya terdapat 35 anggota dewan, sangat tidak etis mengucapkan perkataan yang cenderung mengandung unsur pengancaman terhadap pribadi pemimpin redaksi," kata Wibowo.

SMSI menilai tindakan reaktif tersebut sebagai bentuk intimidasi terhadap kerja-kerja jurnalistik dan itu bertentangan dengan Undang-Undang Pers. Oleh karenanya SMSI mengambil sikap, jika tidak ini akan menjadi beban psikologis bagi asosiasi.

"Karena kami mendengar sudah sering terjadi kalau dalam istilah kasarnya, yaitu persekusi terhadap pribadi wartawan. Ya boleh saja secara kerja kecil, secara fisik kecil, tetapi kan profesi kita ini profesi mulia, kalau dalam istilah Islam ada misi nabi yang diemban, karena wartawan itu menyampaikan pesan, sama tugas nabi juga menyampaikan pesan, begitu mulianya profesi wartawan," tutur Wibowo.

"Terkait insiden kemarin, kita juga sudah berkonsultasi dengan Penasehat SMSI, bahwa tidak ada yang salah menurut kami, karena kalau menentukan salah benar itu tugas Dewan Pers, tidak ada yang salah dalam pemberitaan itu, kenapa harus disikapi secara reaktif," sambung Wibowo.

Lebih lanjut Wibowo mengungkapkan bahwa SMSI sudah melakukan kajian dari kalimat yang Ketua DPRD sampaikan dan berkesimpulan kecenderungannya hal ini akan ada keberlanjutan. Kemudian ada kecenderungan melecehkan profesi wartawan. Ke depan SMSI akan melihat respon dan reaksi Baidari.

"Tapi yang pasti sikap dari SMSI itu meminta Ketua DPRD menyatakan permohonan maaf kepada seluruh wartawan. Adapun langkah-langkah lain yang kita ambil selain itu, menunggu reaksi berdasarkan limit waktu permintaan maaf. Bisa jadi kita akan mengambil delik pidana berdasarkan Undang-undang Pers, juga melakukan upaya-upaya lain, demi mengembalikan marwah profesi wartawan," tukas Wibowo.

Dinformasikan Wibowo, Garuda Daily merupakan salah satu media siber yang mentaati regulasi Dewan Pers, selain sudah terdaftar di Dewan Pers, Garuda Daily juga sudah diverifikasi secara faktual dan Pemrednya sudah bersertifikat UKW Utama.

Sementara itu, Penasehat SMSI Provinsi Bengkulu Benny Hakim Benardie menuturkan bahwa ia sangat menyesalkan ternyata Ketua DPRD tidak mengerti aturan main dalam dunia pers. Ia juga menyesalkan Ketua DPRD telah berupaya menakut-nakuti wartawan Garuda Daily. Baginya hal itu tidak etis dilakukan seorang pejabat publik.

Pria yang akrab disapa Cik Ben inipun mengimbau rekan-rekan jurnalis untuk bersatu, agar hal serupa tidak terulang lagi. Karena baginya wajib hukumnya ketika wartawan 'dicolek', wartawan lain harus bereaksi. Sebab ini menyangkut masalah harkat dan martabat profesi.

"Kemarin kita sudah cek wartawan Garuda Daily, cukup punya beban psikologis, merasa ketakutan. Oleh sebab itu Ketua DPRD Kota Bengkulu kami kasih tenggat paling lama satu minggu untuk melakukan permohonan maaf kepada seluruh media," tegas Cik Ben.

Kendati tidak terima dengan intimidasi dan penekanan-penekanan yang dilakukan Ketua DPRD, Cik Ben juga menyampaikan media mana pun yang bernaung di SMSI siap melayani hak koreksi, hak klarifikasi dan hak jawab, karena SMSI profesional.

Untuk diketahui, Berita GARUDADAILY.com dengan judul "Ketua DPRD Kirim Sinyal Setuju Pemkot Ngutang" mendapat respon keras dari Ketua DPRD Kota Bengkulu Baidari Citra Dewi. Hal ini tercermin dari rekaman telepon Baidari dengan wartawan Garuda Daily, dengan nada mengancam, Baidari berulang kali mengatakan akan menuntut terkait pemberitaan tersebut.

Bahkan mengeluarkan statement "Baru kecil kamu tuh jadi wartawan". Ketua DPRD yang baru dilantik menggantikan Erna Sari Dewi tersebut berulang kali menyatakan keberatan, karena si pembuat berita, yakni Pemred Garuda Daily Doni S langsung, tidak mewawancara langsung dirinya dan berkesimpulan bahwa berita tersebut mengada-ada.

Terhadap berita yang jadi poin permasalahan, Doni memberikan klarifikasinya, ia mengakui tidak mewawancara langsung Ketua DPRD, karena sumber berita yang ia tulis adalah berita RMOLBengkulu.com dengan judul "Pemkot Akan Usulkan Pinjaman Rp 500 Miliar Ke PT SMI, Ini Kata Ketua DPRD". Dan di dalam berita tersebut disebutkan sumbernya, Garuda Daily juga sudah meminta izin pihak RMOL Bengkulu untuk mengutip pemberitaan itu.

Terhadap penggunaan narasi "Ketua DPRD Kirim Sinyal Setuju Pemkot Ngutang" Doni menjelaskan itu berdasarkan kutipan yang ia kutip, yakni "Insyaallah semua fraksi mendukung, mengingat ini merupakan program pemerintah dan kita sangat mendukung,". Dan hal itu juga terekam dalam rekaman wawancara wartawan Garuda Daily langsung dengan Baidari.

Atas insiden ini Doni sangat menyayangkan karena yang bersangkutan tidak menghubungi dirinya secara pribadi. Padahal Garuda Daily berkomitmen dan konsisten berpegang teguh kepada kode etik jurnalistik. Menurutnya jika merasa keberatan dengan berita tersebut, ia siap mengakomodir setiap hak klarifikasi dan hak jawab, sesuai dengan Pasal 11 Kode Etik Jurnalistik yang menyatakan Wartawan Indonesia melayani hak jawab dan hak koreksi secara proporsional.

"Pada prinsipnya saya atas nama Garuda Daily menyayangkan sikap arogansi Baidari Citra Dewi, ada cara-cara yang lebih merakyat, elegan, santun dan prosedural untuk menyampaikan keberatan terhadap berita Garuda Daily. Bukan justru menghubungi wartawan Garuda Daily yang tidak tahu menahu tentang berita tersebut, apalagi dengan sikap yang jauh dari kata elegan, dengan kapasitasnya sebagai Pimpinan DPRD Kota Bengkulu," ujar Doni.

Thursday, September 27, 2018

Sunarmi Butuh Perhatian dan Uluran Tangan Dermawan

Sunarmi Butuh Perhatian dan Uluran Tangan Dermawan


BENGKULU - Memprihatinkan apa yang dialami warga Desa Melati Harjo RT 009 RW 003, Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara ini. Sunarmi (58), istri dari Suradi (62) harus kehilangan bola matanya sebelah kiri, akibat penyakit tumor yang sudah dideritanya sejak lama. Sunarmi belum berobat ataupun mendapat penanganan medis karena tidak ada biaya. Penyakit tumornya tersebut terus menerus membesar dan rasa sakit yang dideritanya tak dapat diungkapkan lagi.

Kades Melati Harjo, Dukut Sumari, SI.P mengatakan kondisi warganya tersebut memang sangat memprihatinkan. Beberapa hari yang lalu, pihak desa sudah melakukan tindakan dengan membawa Sunarmi ke RSUD Arga Makmur.

"Kita pihak desa akan melakukan yang terbaik, langkah awal kita sudah membawa Sunarmi ke RSUD Argamakmur, namun dari pihak rumah sakit tidak sanggup dan menyarankan untuk dirujuk ke RSMY Bengkulu", kata Dukut Sumari saat dihubungi media ini via WhatsApp, Kamis (27/09/2018).

Lanjutnya, soal BPJS Sunarmi yang tidak aktif lagi, sudah dimusyawarahkan dengan perangkat desa dan BPD. "Hasil musyawarah, semua sepakat untuk melunasi tunggakan BPJS Sunarmi. Sementara kemarin sudah kita lunasi menggunakan uang pribadi sekitar Rp 1,5 juta. Jadi tinggal menunggu aktif lagi setelah dua minggu kedepan," jelasnya.

Sunarmi dari keluarga kurang mampu, jadi pihaknya juga mengharapkan ada tangan dermawan yang bersedia membantunya.

"Kita sudah bertanya ke keluarganya, soal tindakan apa yang baik untuk Sunarmi, keluarganya sudah menyerahkan sepenuhnya ke pihak desa. Untuk itu, jika nanti dibutuhkan biaya yang besar dalam pengobatan Sunarmi. Tentu kita akan bersama-sama mencarikan solusi. Dari pihak Pemerintah Daerah melalui dinas terkait serta pihak-pihak lainnya juga kita harapkan bisa membantunya," ungkapnya.

"Untuk pihak-pihak yang mau membantu bisa menghubungi langsung ke nomor ini Hp 0813-6753-2564", sambungnya menandaskan.

Wednesday, September 19, 2018

Plt Gubernur Bengkulu Buka Rakor Gugus Tunas Reforma Agraria

Plt Gubernur Bengkulu Buka Rakor Gugus Tunas Reforma Agraria


BENGKULU - Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tunas Reforma Agraria dengan tema memperkuat sinergi dan komitmen penyelenggara Reforma Agraria di Provinsi Bengkulu, digelar di ballroom Hotel Santika, (18/09/2018)

Dalam sambutannya, Plt Gubernur menekankan tiga point penting yang harus diselesaikan bersama secara sitematis dan terukur. Hal ini menurut Plt Gubernur, reforma agraria status dan kepemilikan lahannya agar menjadi jelas.

Dikatakannya Plt Gubernur, asset reform dengan melegalisasi lahan transmigrasi melalui sertifikasi sangat penting. Lahan yang dimiliki masyarakat juga harus mendapatkan kepastian status kepemilikan melalui program Prona, “kejelasan status kepemilikan akan meningkatkan nilai lahan sehingga berdampak pada perbaikan ekonomi masyarakat,” ujar Plt Gubernur.

Selain itu, tambah Plt Gubernur, redistribusi tanah dengan HGU terlantar juga dapat dilakukan pemerintah dalam rangka reforma agraria.

Selain itu, acces reform dituturkan Rohidin, juga tak kalah penting agar masyarakat dapat mengakses tanah dan sumber daya yang ada disekitarnya dalam rangka pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sementara persoalan agraria, saat ini dihadapkan pada banyaknya konflik agraria yang terjadi baik antar pemerintah maupun anatara pemerintah dan korporasi. Alih fungsi lahan juga menjadi permasalahan kronis yang saat ini sedang dihadapi Bengkulu.

Plt Gubernur berharap, persoalan agraria dapat diselesaikan secara berkeadilan dan tidak menimbulkan korban.

“Asset reform, acces reform, persolan agraria harus kita selesaikan bersama-sama, ayo kita bangun komitmen yang kuat,” ujar Rohidin Mersyah

Dijelaskan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Bengkulu, Danu Ismadi, target reforma agraria melalui kegiatan redistribusi tanah tahun 2018, sebanyak 10 ribu bidang tanah yang tersebar di 6 kabupaten.

Sementara legalisasi asset, Provinsi Bengkulu mendapat target pengukuran tanah sebanyak 105 ribu bidang tanah dan 85 ribu penerbitan sertifikat.
Bengkulu Tuan Rumah Pemutakhiran Data Pengawasan Tingkat Nasional

Bengkulu Tuan Rumah Pemutakhiran Data Pengawasan Tingkat Nasional


BENGKULU - Provinsi Bengkulu akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat Pemutakhiran Data Pengawasan Tingkat Nasional yang akan digelar pada tanggal 8 hingga 10 Oktober mendatang.

Kegiatan ini rencannya akan dibuka secara langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tjahjo Kumolo, yang juga di ikuti oleh 1500 peserta yang terdiri dari Inspektorat baik Provinsi serta Kabupaten/Kota serta Kepala Daerah seluruh Indonesia.

Sektretaris Daerah Provinsi Bengkulu Nopian Andusti menyambut baik diselenggarakannya agenda ini di Provinsi Bengkulu. Menurutnya dengan menjadikan Bengkulu sebagai tuan rumah merupakan suatu langkah untuk mempromosikan Bengkulu kepada dunia luar.

“Ini suatu langkah yang baik ini dengan menjadikan Bengkulu sebagai tuan rumah, bukan hanya sekedar moment atau event belaka,” jelas Sektretaris Daerah Provinsi Bengkulu Nopian Andusti, saat membuka Rapat dalam rangka pelaksanaan Tuan Rumah Pemutakhiran Data Pengawasan Tingkat Nasional di Provinsi Bengkulu, Selasa (18/9).

Sekda Prov. Nopian Andusti juga menambahkan dampak yang ditumbulkan dapat lebih mempromosikan Provinsi Bengkulu, baik dari sisi pariwisata, kuliner maupun hal – hal yang berkaitan dengan peningkatan ekonomi daerah.

“Kita harapkan dengan cara seperti ini banyak hal yang dapat kita ambil, tingkat hunian hotel bertambah, UKM dapat menjual produknya kepada 1500 tamu, ini suatu dampak yang luar biasa kepada masyarakat ,” terang Sekda Prov. Nopian Andusti.

Inspektur Provinsi Bengkulu Massa Siahaan mengungkapkan agenda Rapat Pemutakhiran Data Pengawasan Tingkat Nasional yang hanya tersisa waktu 1 bulan akan dimanfaatkan semaksimal mungkin.

“Kita akan serius melakukan koordinasi, secara teknis dalam rapat ini nanti akan kita tayangkan hal – hal yang akan kita laksanakan dalam agenda nasional ini,” jelas Massa Siahaan.

Tuesday, September 18, 2018

Harhubnas 2018, Pemerintah Upayakan Pelayanan Transportasi Masyarakat Lebih Baik

Harhubnas 2018, Pemerintah Upayakan Pelayanan Transportasi Masyarakat Lebih Baik


BENGKULU - Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) diperingati setiap tanggal 17 September, dengan mengusung tema Guyub Rukun ‘Untuk Mewujudkan Konektivitas dan Keselamatan Transportasi yang Lebih Baik’.

Pada kesempatan ini, Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Yuliswani membacakan sambutan Menteri Perhubungan Budi Karya menyampaikan Hari Perhubungan Nasional Tahun 2018 dimaknai sebagai momentum tepat untuk merenungkan kembali kinerja dan berbagai peristiwa yang terjadi di sektor perhubungan.

“Hal yang perlu menjadi refleksi dalam peringatan Harhubnas ini adalah pentingnya konsistensi pada spektrum keselamatan dan pelayanan,” ujar Yuliswani saat menjadi Inspektur Upacara HARHUBNAS 2018 di Lapangan ASDP Pulau Baai, Senin(17/9)

Ia mengatakan, sektor perhubungan memiliki peranan yang amat strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Keberhasilan pembangunan sangat dipengaruhi oleh peranan transportasi sebagai urat nadi kehidupan politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan.

“Sumber Daya Manusia(SDM) perhubungan dituntut memperkuat kembali komitmen dan dedikasi untuk kerja keras yang nyata disektor transportasi, karena hal ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan bangsa dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia,” ucapnya.
Lokakarya Pembentukan Pokja Akselerasi Pencapaian Pembangunan Berbasis Kependudukan

Lokakarya Pembentukan Pokja Akselerasi Pencapaian Pembangunan Berbasis Kependudukan


BENGKULU - Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Nopian Andusti Senin, 17/09/2018, membuka Lokakarya Pembentukan Kelompok Kerja Akselerasi Pencapaian Pembangunan Berbasis Kependudukan Provinsi Bengkulu Tahun 2018.

Rencana Aksi Daerah ini, dilatarbelakangi dengan berbagai permasalahan di Provinsi Bengkulu, diantaranya angka kemiskinan yang masih tinggi. Selama periode 2009 – September 2017, tingkat kemiskinan di Provinsi Bengkulu mengalami perkembangan yang fluktuatif. Angka kemiskinan paling tinggi terjadi pada tahun 2009 mencapai sebesar 18,59%, hingga September 2017, angka kemiskinan di Provinsi Bengkulu turun ke angka 15,59%.

Dari berbagai permasalahan yang ada, diperlukan kerjasama yang sinergis antara semua pihak yang ditetapkan dalam SK Gubernur Nomor P.359.B1 tahun 2018, tentang Pembentukan Kelompok Kerja Akselerasi Pencapaian Pembangunan Berbasis Kependudukan Provinsi Bengkulu.

“Untuk menyamakan visi, misi dan tujuan dalam mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera, mencapai masyarakat Bengkulu yang sejahtera maka diperlukan Lokakarya Pembentukan Pokja ini,” Ujar Sekda.

Menurut Nopian, banyak faktor yang mempengaruhi lemahnya penanggulangan kemiskinan di Provinsi Bengkulu, diantaranya kurang memadainya infrastruktur jalan, pelabuhan udara, pelabuhan laut dan kelistrikan. Selain itu,rendahnya produktivitas terutama di sektor pertanian dan kelautan perikanan yang merupakan mata pencaharian utama masyarakat Provinsi Bengkulu juga menjadi salah satu penyebab.

Nopian melanjutkan, selain beberapa faktor yang disebut di atas, banyaknya desa yang belum memiliki sarana pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan dan pasar menjadi salah satu penyebab utama.

Untuk itu, lanjut Nopian, pembangunan di Provinsi Bengkulu memerlukan sinergi lintas sektor, baik pemerintah, swasta, dan masyarakat dengan fokus untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Busmar Edisyaf menegaskan, guna meningkatkan kualitas sumber daya dan masyarakat, selain pembangunan fisik berupa infrastruktur, Pokja ini juga akan menekankan pada pembangunan non fisik melalui pembangunan keluarga.

“Keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat, harus menciptakan generasii baru yang berkualitas yang akan membentuk masyarakat dan bangsa yang berkualitas,” katanya.

Hal tersebut, menurut Busmar, sesuai dengan Nawacita kelima dan kedelapan yaitu, meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan pendidikan dan pelatihan dan melakukan revolusi karakter bangsa.

Dalam mewujudkan akselerasi pembangunan berbasiskan kependudukan di Provinsi Bengkulu, Pokja ini dibagi 8 divisi teknis berdasarkan fungsi keluarga, yaitu, divisi pengembangan agama, divisi pengembangan sosial dan budaya, divisi pengembangan cinta kasih, divisi pengembangan fungsi perlindungan, divisi pengembangan fungsi reproduksi, divisi pengembangan Fungsi Sosialisasi dan Pendidikan, Divisi Pengembangan Fungsi Ekonomi serta Divisi Pengembangan Fungsi Pembinaan Lingkungan.

Sunday, September 16, 2018

Alihkan Uang Rokok Untuk Lindungi Keluarga Anda. Begini Caranya…

Alihkan Uang Rokok Untuk Lindungi Keluarga Anda. Begini Caranya…

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Curup, Syafrudin Imam Negara
BENGKULU – Siapa yang tidak tau dengan Rokok? Di Indonesia rokok telah menjadi semacam budaya yang sulit dihilangkan dari kebiasaan masyarakat. Walaupun harganya terus melambung naik dan diberikan peringatan tentang bahayanya untuk kesehatan, namun rokok masih saja banyak dibeli. Bahkan perhari, uang untuk membeli rokok mencapai Rp 50 ribu lebih per hari. Bayangkan jika selama 30 hari, dapat diperkirakan biaya untuk rokok saja mencapai Rp 600 ribu per bulan. Cukup besar bukan?

Ironisnya, banyak masyarakat yang rela menghabiskan uang hingga Rp 600 ribu lebih perbulan hanya untuk rokok. Sedangkan membayar iuran jaminan kesehatan untuk melindungi keluarganya terabaikan. Padahal, iuran kesehatan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan hanya sebesar Rp 80 ribu untuk Fasilitas Kesehatan (Faskes) kelas I, Rp 51 ribu untuk Faskes kelas II dan Rp 25 ribu untuk Faskes kelas III.

“Coba saja masyarakat yang perokok tersebut menyisihkan saja sebagian dari jatah rokoknya itu, sudah pasti jaminan kesehatan untuk perlindungan keluarganya sudah sangat mencukupi,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Curup Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu, Syafrudin Imam Negara yang juga didampinggi oleh Kepala Bidang Keuangan dan Penagihan, Zaipan Popiyandi saat diwawancarai SemarakNews.co.id di ruang kerjanya, Rabu (12/7/2017).


Pihak BPJS Kesehatan Cabang Curup saat ini tengah gencar mensosialisasikan pentingnya jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Rejang Lebong dan sekitarnya. Khususnya di Kabupaten Rejang lebong, dari sekitar 272.500 jiwa masyarakat Rejang Lebong baru 59 persen saja masyarakat yang tercatat menjadi peserta BPJS Kesehatan (Sumber Perbandingan Data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Rejang Lebong).[**]

Friday, September 14, 2018

Keterbukaan Informasi, Bawaslu dan KIP Teken MoU

Keterbukaan Informasi, Bawaslu dan KIP Teken MoU


BENGKULU - Mewujudkan keterbukaan informasi publik, Bawaslu Provinsi Bengkulu dan Komisi Informasi Provinsi Bengkulu melakukan MoU di Hotel Horizon, Jumat malam (14/9/2018). Hadir menandatangani MoU dari Komisi Informasi yakni Tri Susanti,SH yang menjabat sebagai ketua, dan dari Bawaslu Provinsi Bengkulu Parsadaan Harahap.

"Sekarang ini semua informasi harus terbuka dan bisa diakses masyarakat umum, kecuali informasi yang bersifat dikecualikan. Dengan MoU ini, kami berharap Komisi Informasi dapat berperan mengawasi keterbukaan informasi pemilihan umum 2019," kata Parsadaan Harahap.

Dalam kesempatan itu, hadir juga Bawaslu kabupaten dan kota se Provinsi Bengkulu. Mereka menghadiri rapat evaluasi pengawasan Pemilu 2019 di tahun 2018. "Malam ini kita juga melaksanakan rapat evaluasi pengawasan dengan Bawaslu kabupaten dan koat sebagai lembaga pengawasan. Kami akan bersinergi agar pileg dan pilpres dapat berjalan lancar," ujar Parsadaan.

Dengan MoU bersama Komisi Informasi, Parsadaan berharap KIP dapat melakukan gerakan sehingag lembaga pengawasan dapat melakukan keterbukaan informasi sebagaimana diatur dalam UU Nomor 14 tahun 2008. "Kita butuh pendampingan dari KIP," katanya.

Ketua Komisi Informasi Provinsi Bengkulu Tri Susanti mengatakan, dengan MoU tersebut akan ada sinergi antara KIP dan Bawaslu. KIP akan mensuport Bawaslu agar pemilihan umum sesuai dengan tugas, fungsi dan kewenangan Bawaslu yang berkaitan dengan keterbukaan informasi," kata Tri Susanti.

Lebih lanjut Tri mengatakan, nantinya apabila ada informasi publik yang bersifat umum tidak disampaikan kepada masyarakat, KIP akan melakukan pendampingan bahwa informasi di Bawaslu bisa diakses oleh masyarakat. Sebab, kata Tri, sedikit sekali informasi yang dikecualikan menurut undang-undang, dan itupun harus melalui uji konsekuensi terlebih dahulu.

"Kita berharap informasi dengan kategori informasi berkala, informasi tersedia setiap saat dan informasi tidak serta merta dapat diakses oleh masyarakat umum,: jelas Tri.

Lanjut Tri, saat ini sudah ada PPID di Bawaslu namun belum maksimal memberikan layanan informasi publik kepada masyarakat. Hal itu senada diakui oleh aktifis LSM Bengkulu Saiful Anwar. Menurut Saiful keterbukaan informasi publik di Bawaslu masih sangat kurang. Pihaknya bersama LSM yang lain pernah meminta informasi terkait DPA dan RKA diinstansi Bawaslu, namun jangankan diberikan, dibalas saja tidak surat dari LSM tersebut.

Dengan adanya MoU tersebut, Saiful berharap akan terwujud keterbukaan informasi publik di Bawaslu provinsi, kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.

Selain melakukan MoU dengan Bawaslu, KIP juga telah melakukan MoU dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu terkait keterbukaan informasi publik. "Tujuannya agar informasi publik dapat diakses masyarakat umum secara luas, dalam hal ini, KPU sebagai penyelenggara Pilpres dan pileg 2019," imbuh Tri Susanti.

Monday, September 10, 2018

Plt Gubernur Bengkulu Resmi Buka Festival Tabut Bengkulu

Plt Gubernur Bengkulu Resmi Buka Festival Tabut Bengkulu


BENGKULU – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah membuka rangkatan Festival Tabut 2018. Upacara pembukaan dilaksanakan di Lapangan Merdeka, Senin, (10/9) malam.

Upacara pembukaan Festival Tabut ini dihadiri artis Deni Malik dan Staf Ahli Menteri Bidang Multicultural Kementerian Pariwisata, Esty Reko Astuty. Serta unsur FKPD dan kepala OPD jajaran Pemprov Bengkulu. Festival Tabut dilaksanakan 1 – 10 Muharam 1440 H.

‘’Bengkulu memiliki 9 kabupten dan 1 kota. Seluruh daerah ini miliki keindahan alam serta keunikan ragam budaya. Kita bersyukur Festival Tabut menjadi salah satu dari 100 Events Wonderful Indonesia. Untuk itu festival unggulan di daerah juga kita targetkan bisa masuk Calender of Events Kementerian Pariwisata, setidaknya pada tahun 2020,’’ ungkap Rohidin Mersyah saat membuka Festival Tabut di lapangan Merdeka Bengkulu.

Dikatakan, Festival Tabut mendapat dukungan dari Kemenpar. Agenda wisata budaya ini diharapkan dapat memperkenalkan Bengkulu di level nasional dan internasional.

‘’Festival Tabut bisa mencapai trending topic ke 4 dan mudah-mudahan terus populer, dan kita saksikan langsung bahwa events ini mampu menggerakkan perekonomian. Antusias masyarakat sungguh luar biasa,’’ katanya.

Dikatakan, Pemprov Bengkulu telah menggagas festival yang diselenggarakan di berbagai daerah selain Kota Bengkulu. Di antaranya, keindahan Danau Tes dan eksotisnya Sungai Ketahun untuk arung jeram di Kabupaten Lebong dengan River Lake Festival. Kemudian keindahan bukit dan pegungungan serta potensi alam di Kabupaten Kepahiang melalui Montain Valey Festival. Serta Garden Flower Festival di Rejang Lebong.

Sedangkan Staf Ahli Menteri Bidang Multicultural Kementerian Pariwisata, Esty Reko Astuty dalam sambutannya menyampaikan dukungan Menpar untuk pengembangan pariwisata Bengkulu.

‘’Dukungan tersebut sudah menjadi komitmen bersama pemerintah daerah untuk mengembangkan sektor pariwisata. Sehingga bisa menjadi sumber peningkatan kesejahteraan, peningkatan ekonomi yang tentu saja tetap memegang prinsip keberlanjutan. Aksesibilitas misalnya, kita komitmen pengembangan destinasi salah satunya dengan menjadikan atau meng-up grade bandara menjadi internasional. Komitmen ini, kami akan mensupport ke Kementerian Perhubungan. Kita bersyukur progresnya sudah berjalan, pengelolaan Bandara Fatmawati oleh Angkasa Pura,’’ terang Esty.

Selain itu, Esty juga mempertegas statemen Menpar, Arief Yahya beberapa waktu lalu, bahwa dukungan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pulau Baai. Harapannya KEK Pulau Baai bisa terwujud dan terintegrasi dengan cluster pariwisata.

“Amenitas, KEK seperti yang disampaikan pak menteri saat conference pers, ada kawasan pariwisata bisa terealisasi,” demikian Esty.

Sunday, September 9, 2018

Dol dan Tari Tabut Memukau Kuala Lumpur

Dol dan Tari Tabut Memukau Kuala Lumpur


KUALA LUMPUR – Musik dol dan tari tabut kembali tampil di arena Malaysia Tour and Travel Association (MATTA) Fair 2018, yang pentas di Kuala Lumpur, 7-9 September 2018.

Sebelumnya, dalam MATTA Fair 2016, musik Dol Bengkulu menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia yang tampil di salah satu event terbesar di Malaysia.

“Penampilannya sangat menarik, saya belum pernah menyaksikan atraksi perkusi ini dan saya juga belum pernah ke pulau Sumatera, insyaallah tahun depan saya ingin ke Bengkulu,” ungkap Nursimah warga asal Seremban Negeri Sembilan, Malaysia, di Stage Performance, (9/9).

Acara bergengsi yang digelar di Hall Putra World Trade Centre (PWTC) Kota Kuala Lumpur ini, dihadiri lebih 100 ribu pengunjung.

“Penampilan dol cukup memuaskan, begitu bergemuruh. Alhamdulilah anak-anak tampil prima, bersemangat dan mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat Malaysia dan dari masyarakat manca negara lainnya,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Budiman Ismaun, saat mendampingi kru musik dol.

Menurut Budiman, MATTA Fair ini adalah ajang promosi daerah yang sangat potensial. Wisatawan, agen travel dan perhotelan berkumpul di tempat ini.

“Ini adalah langkah yang strategis memperkenalkan wajah Bengkulu pada dunia internasional,” tambah Budiman.

Melihat antusias masyarakat manca negara terhadap seni dan budaya Bengkulu, Budiman berharap, Bengkulu terus terlibat dalam berbagai event berskala Internasional.

“Kami menyaksikan sendiri bagaimana apresiasi pengunjung dari berbagai negara terhadap penampilan seni budaya Bengkulu,” pungkas Budiman.

Selain penampilan seni budaya Indonesia dan Malaysia sebagai tuan rumah. Pada kesempatan ini, seni budaya negara lain seperti Srilanka, Taiwan, Jepang dan beberapa negara asia lainnya turut tampil mempromosikan kearifan lokal negara masing-masing.

Selain itu, dalam kesempatan ini agen travel asal Bengkulu dan Madelin Hotel yang terlibat di MATTA Fair 2018, turut mempromosikan wisata dan kearifan lokal yang dimiliki Bumi Rafflesia.

Para agen travel seperti Armina Holiday, Danau Holiday dan Alesha Wisata menawarkan berbagai paket wisata menarik ke Provinsi Bengkulu.

“Perioritas tempat-tempat wisata yang kami tawarkan antara lain, Bengkulu Heritage seperti Festival Tabut, Fort Marlborough, Habitat Bunga Raflesia, Rafting, dan beberapa tempat wisata sejarah lainnya,” ungkap Manager Direktur Alesha Wisata, Alia Aurora yang juga terlibat dalam event ini.

Strategi pemasaran yang dilakukan para agen travel asal Bengkulu ini, salah satunya menawarkan paket wisata antar provinsi pulau Sumatera, hal ini dilakukan untuk memancing para wisatawan datang ke Bengkuku.

“Selain langsung ke Bengkuku, kami juga menawarkan paket tour wisata lintas Sumatera, yakni Medan-Padang-Bengkulu dan Lampung-Bengkulu-Sumatera Selatan-Sumatera Barat,” pungkas Alia.