Showing posts with label Bengkulu. Show all posts
Showing posts with label Bengkulu. Show all posts

Friday, November 9, 2018

Tingkatkan Sinergi Pembangunan Bengkulu, Pemprov Kunjungi Serikat Media Online

Tingkatkan Sinergi Pembangunan Bengkulu, Pemprov Kunjungi Serikat Media Online


BENGKULU - Tingkatkan kerjasama antara pemerintah daerah dengan media, Kepala Bagian Humas dan Protokol bersama Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bengkulu, kunjungi 2 kantor serikat media berbasis online di Bengkulu, Kamis (8/11).

Kunjungan pertama, berlangsung di Kantor Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bengkulu, selanjutnya ke kantor Anggota Media Bengkulu Online (AMBO). Kunjungan ini, disambut hangat Ketua SMSI Provinsi Bengkulu Rahimandani, dan Ketua AMBO Bengkulu Anjang Sumitro.

“Saya Kabag Humas Protokol mengapresiasi sekali kerjasama yang telah terjalin selama ini,” ujar Sri Hartika. Dalam kesempatan ini Sri Hartika berharap, kerjasama antara pemerintah dan media terus terjalin dengan baik, khususnya terkait edukasi pembangunan.

“Harapan kita ke depan, bagaimana berita–berita yang disajikan bisa mengedukasi lewat berita, dan yang terpenting adalah masyarakat itu tahu bahwa pemerintah itu bekerja, tahu apa yang sudah dilakukan pemeritah melalui APBD,” tambah Sri Hartika.

Menanggapi penyampaian Kabag Humas Protokol, Ketua SMSI Provinsi Bengkulu Rahimandani menegaskan, SMSI berperan dalam mewujudkan media siber yang sehat dan taat aturan. Menurut Rahimandani, SMSI sejak berdiri di Bengkulu telah berupaya mewujudkan media sehat, salah satunya memfasilitasi UKW para wartawan dan juga melaksanakan verifikasi faktual Dewan Pers.

Rahimandani menambahkan, berbagai program produktif telah lakukan dalam membangun Bengkulu, “SMSI akan selalu berperan sesuai dengan fungsinya,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua AMBO Anjang Sumitro, menurutnya, AMBO akan terus bersinergi dengan pemerintah terkait pembangunan daerah. Selain itu, AMBO juga mendorong dan membantu semua media online yang dinaunginya melengkapi legalitas, perizinan termasuk badan hukum.

Menurut Anjang Sumitro, kunjungan Kabag Humas dan Protokol, serta Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bengkulu, menjadi energi positif tersendiri.

Thursday, November 8, 2018

Rohidin Dorong Pemanfaatan Geothermal di Bengkulu

Rohidin Dorong Pemanfaatan Geothermal di Bengkulu


BENGKULU - Provinsi Bengkulu memiliki potensi panas bumi yang tersebar di 5 area pada 3 kabupaten yakni Lebong, Kepahiang, dan Rejang Lebong. Saat ini, baru di area Hulu Lais Lebong yang dilakukan proyek eksplorasi panas bumi dengan kapasitas 2 x 55 megawatt.

Pelaksana tugas Gubernur Bengkulu Rohidin Mesyah menyatakan, pemerintah terus mendorong pemanfaatan energi panas bumi di Bengkulu. Pasalnya, dengan pemanfaatan energi panas bumi menjadi pembangkit listrik, Bengkulu bisa berkontribusi sebagai lumbung energi.

“Sebagaimana amanat Undang-undang, bahwa bumi air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat, maka potensi panas bumi yang kita miliki ini akan menjadi sumber pendapatan yang signifikan ketika bisa dimanfaatkan. Sebagai pemerintah kita terus mendorong ini,” terang Rohidin saat membuka Sosialisasi Pengembangan Panas Bumi di Wilayah Kerja Panas Bumi Kepahiang, (07/11/2018).

Rohidin mengatakan, pemanfaatan geothermal sebagai sumber Energi Baru dan Terbarukan bisa menjadi subtitusi dan bahkan menggeser pembangkit dengan bahan bakar fosil. Sosialisasi kepada masyarakat sekitar kawasan pun perlu dilakukan secara jelas, agar saat explorasi dilakukan, masyarakat memahami hal yang boleh dilakukan ataupun yang tak boleh dilakukan.

“Ini hadir juga NGO permehati lingkungan dari WWF. Bisa kerja sama memberikan pemahaman juga untuk masyarakat selain turut mengawasi. Jika dilakukan eksplorasi di suatu wilayah kemudian infrastruknya dibangun, jangan sampai ada yang membuka lahan sampai tidak terkontrol karena bisa bedampak banjir atau longsor. Pemahaman seperti ini saya rasa perlu,” ungkap Rohidin.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kepahiang Hidayatulah Sjahid mengungkapkan, survei pendahulu pada potensi panas bumi di Kepahiang telah dilakukan sejak lama. Pemanfaatan Geothermal di Kepahiang yang terdapat di kawasan hutan konservasi diharapkan mampu menjaga kelestarian hutan.

“Surveinya memang sebuah perjalanan yang panjang. Mudah-mudahan ini merupakan titik terang, sehingga panas bumi yang berada di wilayah hutan konservasi itu bisa memberikan sumbangan pendapatan di kemudian hari, dengan tetap terjaga kelestariannya,” tutur Hidayat.

Saat itu hadir Direktur Panas Bumi Direktorat Energi Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Ida Nuryadin Finahari. Potensi panas bumi Indonesia, terang Ida, mencapai 28,5 Giga Watt dengan total cadangan sebesar 17,5 GW dan sumber daya sebesar 11 GW. Sebaran potensi Panas Bumi di Provinsi Bengkulu ada di Tambang Sawah, Bukit Gendong Hulu Lais, dan Lebong Simpang Kabupaten Lebong. Kemudian di Suban Ayam Rejang Lebong, lalu di Kabupaten Kepahiang di area Kaba.

Pengembangan panas bumi dilakukan pemerintah dalam berbagai project agar target kapasitas terpasang panas bumi 7.200 MW dan bauran EBT (Energi Baru Terbarukan) sebesaar 23 persen tercapai pada tahun 2025.

“Saat ini baru 1.948,5 MW atau 11 persen yang termanfaatkan hingga Oktober 2018. Sementara target kita tahun ini sebanyak 2 GW,” ucap Ida.

Sementara, General Manager PT PLN Unit Induk Wilayah Sumsel Jambi dan Bengkulu, Daryono memaparkan, pertumbukan konsumsi energi listrik sampai dengan triwulan ke-3 tahun 2018 Provinsi Bengkulu sebesar 6,3 persen. Pertumbuhan konsumsi itu lebih tinggi dari pertumbuhan secara nasional sebesar 4.7 persen. Pertimbangan kecenderungan pertumbuhan ekonomi, pertambahan penduduk, dan peningkatan rasio elektrifikasi masa yang akan datang, maka proyeksi kebutuhan 2018 sampai 2027 mencapai 1.775 GWh.

“Untuk memenuhikebutuhan listrik tersebut, tentunya diperlukan pembangunan pusat pembangkit dengan memanfaatkan potensi energi primer, dalam hal ini Panas Bumi yang merupakan energi baru dan terbarukan,” papar Daryono.

Potensi panas bumi di Provinsi Bengkulu mencapai 1.362 Mega Watt Eletrical yang tersebar di 5 lokasi. Potensi Panas Bumi Kepahiang sendiri akan dikembangkan dengan kapasitas 110 MW dan diharapkan dapat mendukung sistem kelistrikan di Provinsi Bengkulu. Lokasi Wilayah Kerja Panas Bumi Kepahiang secara administrative terletak di Kabupaten Kepahiang dan Rejang Lebong.

Tuesday, November 6, 2018

Tausiyah UAS Bius Ribuan Masyarakat Bumi Rafflesia

Tausiyah UAS Bius Ribuan Masyarakat Bumi Rafflesia


BENGKULU - Sambut HUT Emas Provinsi Bengkulu, Pemprov Bengkulu gelar Istighosah dan Tabligh Akbar bersama Ustad Abdul Somad, di Halaman Masjid Raya Baitul Izzah Bengkulu, Senin (05/11).

Kehadiran salah satu Ustadz Kondang Tanah Air asal Riau ini, dipadati ribuan masyarakat Bengkulu.

Ungkapan syukur disampaikan Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. Menurutnya, kehadiran UAS dalam peringatan HUT Provinsi Bengkulu ke-50 ini, diharapkan sebagai momentum meningkatkan spirit kerja keras dan kerjasama Pemerintah Daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam optimalisasi pembangunan. Sehingga Bumi Raffllesia semakin maju dan berdaya saing.

“Tentunya atas kehadiran dan tausiyah yang disampaikan Ustad Abdul Somad ini, bisa memberikan semangat baru bagi masyarakat dan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk kemajuan dan kesejahteraan bersama,” ungkap Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

Lebih dari itu, lanjut lulusan terbaik UGM dan IPB ini, momentum peringatan hari jadi Provinsi Bengkulu yang telah masuk setengah abad ini, diharapkan menjadi pemacu kemajuan daerah, seluruh potensi yang ada, bisa digali semaksimal mungkin.

“Tidak ada kata lain selain ucapan syukur kita panjatkan kahadirat Allah SWT. Mari bersama-sama kita terus bergandeng tangan demi kemajuan provinsi yang kita cintai ini,” pungkasnya.

Disela-sela tausiyahnya, UAS mengaku kagum dan bangga terhadap Provinsi Bengkulu dan masyarakatnya. Bahkan Provinsi Bengkulu, lanjut UAS bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah lain di Indonesia.

“Jujur saya kagum dengan nuansa dan kekuatan Islam masyarakat Bengkulu,” ujarnya.

Disamping itu, UAS juga menyampaikan kekagumannya terhadap Provinsi Bengkulu yang punya andil besar dalam sejarah berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia, dimana Ibu Negara Fatmawati merupakan perempuan yang pertama kali merajut Sang Saka Merah Putih.

Monday, November 5, 2018

Istighosah dan Tabligh Akbar bersama Ustad Abdul Somad di HUT EMAS Propinsi Bengkulu

Istighosah dan Tabligh Akbar bersama Ustad Abdul Somad di HUT EMAS Propinsi Bengkulu



SEJAK Sabtu sore (3/11/2018) yang mendung dan mulai rintik-rintik hujan turun, persiapan Istighosah dan Tabligh Akbar bersama Ustad Abdul Somad di Masjid Baitul Izzah Propinsi Bengkulu telah didirikan tenda-tenda bagi ribuan ummat yang akan menghadiri tausiah Ustad Abdul Somad.

Persiapan lainnya seperti pengalihan jalur lalu lintas dan pos-pos pengamanan juga telah dipersiapkan dua hari sebelum penyelenggaraan. Masjid Baitul Izzah yang sedang berbenah itu pun didekorasi dengan panggung, alat-alat sound system serta hiasan tenda-tenda berwarna kuning putih.
“Hari jadi atau sering disebut Hari Ulang Tahun (HUT) EMAS Ke-50 Propinsi Bengkulu merupakan setengah abad bumi Raflesia ini berdiri. Ulang tahun ke 50 sering kita dengar  dengan istilah ulang tahun emas, segala macam perubahan sudah dilalui, dengan refleksi Ulang Tahun Emas, diharapkan Propinsi Bengkulu menuju Bengkulu yang berkemajuan di era millenial,” harap Plt. Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rohidin Mersyah, MMA.
Kehadiran Ustad Abdul Somad dalam peringatan HUT Provinsi Bengkulu ke-50 ini, diharapkan sebagai momentum meningkatkan spirit kerja keras dan kerjasama Pemerintah Daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam optimalisasi pembangunan. Sehingga Bumi Raffllesia semakin maju dan berdaya saing.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat  Provinsi Bengkulu Drs. Hamka Sabri, M.Si mengatakan, dalam rangka menyambut dan mempersiapkan HUT EMAS Propinsi Bengkulu yang ke-50 akan mengadakan beberapa Event kegiatan lainnya.

“Dimulai pada Senin, 5 November 2018, kita adakan Tablig Akbar bersama Ustad Abdul Somat, nanti pada tanggal 16 November kita mulai dengan bengkulu Ekspo yang akan dilaksanakan di sportcenter,” jelas Hamka Sabri.

Pada hari puncak HUT Emas Propinsi Bengkulu yang ke-50 pemerintah sudah menyiapkan beberapa kegiatan Event dan untuk kesiapan dalam melaksanakan HUT Emas ini Pemerintahan Provinsi Bengkulu menyatakan sudah siap menyemarakkan setiap kegiatan.[ADV]

Thursday, November 1, 2018

Monumen Ibu Negara Pertama Indonesia Segera Hiasi Bandar Udara Fatmawati Soekarno

Monumen Ibu Negara Pertama Indonesia Segera Hiasi Bandar Udara Fatmawati Soekarno



PEMBANGUNAN Monumen Ibu Negara Pertama Republik Indonesia, Fatmawati Soekarno segera dibangun di Bandar Udara Fatmawati Soekarno Propinsi Bengkulu.

Bandar Udara Fatmawati Soekarno adalah bandar udara yang terletak di Kota Bengkulu, Propinsi Bengkulu, tepatnya di Jl. Raya Padang kemiling - Slebar - Bengkulu. Dahulu bandara ini bernama Bandar Udara Padang Kemiling, kemudian diresmikan menjadi Bandar Udara Fatmawati Soekarno oleh Presiden Megawati Soekarnoputri pada 14 November 2001.

Bandar udara dengan panjang landas pacu 2.470 m x 150 m dengan permukaan aspal merupakan bandar udara kelas I yang dikelola oleh UPT Ditjen Hubud.  Jenis pesawat terbesar yang bisa beroperasi di bandar udara ini adalah Airbus A320 dan Boeing 737. Jarak dari kota terdekat ke bandar udara ini adalah 14 KM.
“Monomen Fatmawati Soekarno akan dibangun di depan pintu masuk bandara. Pembangunan ini berdasarkan kesepakatan Menko Sosial dan SDM. Sementara biaya pembangunan bersumber dari konsursium 12 perbankan nasional yang diketuai oleh Bank Tabungan Negara (BTN) sebesar 4,2 milyar,” jelas Kepala Dinas Sosial Propinsi Bengkulu, Dr. H. Iskandar ZO, SH., M.Si.

Monumen adalah jenis bangunan yang dibuat untuk memperingati seseorang atau peristiwa yang dianggap penting oleh suatu kelompok sosial sebagai bagian dari peringatan kejadian pada masa lalu. Seringkali monumen berfungsi sebagai suatu upaya untuk memperindah penampilan suatu kota atau lokasi tertentu. Rencananya, pembangunan monumen Fatmawati akan dimulai dalam satu atau dua bulan kedepan.

Rapat Bersama Jajaran Pemprov Bengkulu Bersama Pihak Rombongan Perwakilan Bank Tabungan Negara (BTN) Bengkulu dalam Rencana Pembangunan Monumen Fatmawati di Bandar Udara Fatmawati Soekarno
Kepala Dinas Perhubungan Propinsi Bengkulu, Ir. Bambang Budi Djatmiko, MM mengatakan beberapa yang terlibat dalam rencana pembangunan monumen Fatmawati adalah Asisten Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Propinsi Bengkulu, Kadishub dan Kadinsos Propinsi Bengkulu, Kabag Humas dan Protokol Setda Provinsi Bengkulu, Kepala Bandara Fatmawati Bengkulu beserta rombongan dan perwakilan Bank Tabungan Negara (BTN) Perwakilan Bengkulu.


“Perizinan yang dibutuhkan sudah kita dapatkan dari berbagai pihak. Izin dari kementerian, izin dari bandara, serta persetujuan dari keluarga Ibu Fatmawati juga sudah. Kita tinggal menunggu pengembangan dan perluasan bandara telah selesai, maka patung itu akan dipindahkan di depan terminal bandara dan menjadi salah satu ikon kebanggaan Propinsi Bengkulu,” imbuh Bambang.


Pembangunan Monumen Patung Fatmawati Soekarno ini akan dikomandoi oleh pihak perbankan nasional selaku penyedia anggaran bersumber dari konsursium 12 perbankan nasional yang diketuai oleh Bank Tabungan Negara (BTN) sebesar 4,2 milyar, dengan menunjuk langsung pihak kontraktor sendiri yang telah mereka siapkan.[ADV]